Kopi dingin bisa saja tak lagi beruap, tapi kenangannya tetap hangat—menyelinap di antara percakapan yang tak sempat diakhiri dan pertemuan yang tak pernah direncanakan. Kopi Dingin dan Kenangan yang Hangat adalah kumpulan cerita pendek yang menuturkan cinta dengan nada pelan: pertemuan di meja kafe, pesan singkat yang terlambat dibalas, dan rasa yang diam-diam tumbuh di sela rutinitas.
Buku ini tidak berusaha menjadi kisah besar, melainkan potongan kehidupan yang terasa akrab: cinta di coworking space, di balik mesin espresso, atau di antara tumpukan draft kerja yang belum selesai. Setiap cerpen membawa aroma melankoli yang lembut—tentang merindukan tanpa drama, dan mencintai tanpa perlu alasan rumit.
Ukuran: 14×20,5 cm
Jumlah halaman: 152 halaman
Kunjungi toko kami untuk melihat apa yang tersedia