Buku ini lahir dari perenungan panjang atas satu per-tanyaan sederhana namun mendalam: mengapa Allah me-milih jalan penderitaan untuk menghadirkan keselamatan? Dalam perjalanan membaca dan merenungkan kisah Yusuf, saya semakin menyadari bahwa Alkitab tidak sekadar mencatat sejarah iman, melainkan sedang menyingkapkan narasi besar Injil, sebuah kisah penebusan yang sejak awal telah diarahkan kepada Kristus.
Kisah Yusuf sering dibaca sebagai cerita tentang kesetiaan yang berbuah keberhasilan. Namun, lebih dari itu, kisah ini adalah cermin tentang cara Allah bekerja: melalui pemilihan yang mengundang penolakan, kasih yang harus melewati pengkhianatan, dan penderitaan yang menjadi jalan menuju kehidupan. Jubah indah yang dikoyakkan dan dicelupkan dalam darah bukan sekadar simbol tragedi, melainkan tanda awal dari karya pe-nebusan yang Allah sedang rajut dengan setia, bahkan ketika manusia gagal memahaminya.
236 halaman
14×20,5 cm
Kunjungi toko kami untuk melihat apa yang tersedia