Dalam dunia yang menuntut kita untuk selalu tampak baik-baik saja, buku Ajar Aku untuk Menangis Lagi hadir sebagai ruang sunyi tempat kejujuran bisa bernafas. Penerbit percaya bahwa kekuatan sejati bukan terletak pada seberapa lama kita menahan tangis, tetapi pada keberanian untuk mengakui bahwa hati kita juga butuh istirahat. Menangis bukan kelemahan; ia adalah cara tubuh dan jiwa berkomunikasi ketika kata-kata sudah tak lagi mampu menjelaskan segalanya.
146 halaman
13×19 cm
Kunjungi toko kami untuk melihat apa yang tersedia