Pernahkah kamu bertanya,
“Bagaimana kalau aku memilih jalan yang berbeda?”
Ada begitu banyak versi dari diri kita yang tidak pernah hidup—karena kita menolak sebuah kesempatan, tidak mengakui perasaan tepat waktu, membiarkan seseorang pergi tanpa alasan, atau hanya karena kita terlalu takut menghadapi dunia yang lebih besar dari yang kita kenal.
Takkdir Lain yang Kita Abaikan adalah perjalanan sunyi menuju hal-hal yang tidak sempat terjadi. Tentang hari yang seharusnya penting tapi kita lewati begitu saja, tentang orang-orang yang tidak kita sapa lagi, tentang cinta yang terlambat diucapkan, tentang peluang yang kita tolak karena takut, tentang kota yang pernah menunggu kita pulang, dan tentang semua penyesalan yang diam-diam membentuk siapa kita hari ini.
Lewat narasi yang lembut namun menohok, buku ini mengajak kamu menghampiri versi dirimu yang pernah hilang di persimpangan. Mengajakmu menatap kembali segala “seandainya” yang selama ini kamu pendam, bukan untuk meratapi, tetapi untuk memahami bahwa tidak semua kehilangan berarti kegagalan—kadang ia adalah cara semesta mengarahkanmu pada dirimu yang sekarang.
Ini bukan kisah tentang menebus masa lalu, tetapi tentang berdamai dengan takdir-takdir kecil yang tidak jadi milik kita.
Karena pada akhirnya, setiap jalan—bahkan yang paling kamu sesali—tetap membawamu pulang pada dirimu sendiri.
jml halaman: 90
ukuran: 13×19 cm
Kunjungi toko kami untuk melihat apa yang tersedia