Pikiran yang terlalu sibuk seringkali bukan karena kita kurang kuat, tetapi karena terlalu lama kita bertahan sendirian di dalam ruang kepala yang sempit. Buku ini menemani mereka yang hidup dengan gelombang kecemasan, overthinking, dan kelelahan emosional yang tak terlihat. Ia tidak menawarkan solusi instan, tidak memaksa pembacanya menjadi versi ter-baik dari dirinya dalam semalam—melainkan mengajak pulang pelan-pelan kepada diri sendiri. Melalui narasi lembut dan jujur, buku ini membantu pembaca memahami apa yang sebenarnya terjadi di dalam hati dan kepala mereka, sekaligus menemukan jeda kecil untuk bernapas di tengah hidup yang bising.
Di setiap halamannya, buku ini mengajarkan bahwa ketenangan bukan tempat yang harus dicari, melainkan kemampuan yang tumbuh dari dalam. Ia menuntun pembaca untuk merawat kepala yang terlalu sibuk, menerima rasa lelah tanpa rasa bersalah, dan belajar berdamai dengan pikiran yang tidak pernah berhenti. Aku dan Pikiran yang Terlalu Sibuk adalah pelukan hangat bagi siapa pun yang ingin belajar melepaskan sedikit demi sedikit, hingga akhirnya menemukan ruang sunyi yang selama ini mereka cari—ruang yang ternyata selalu ada di dalam diri sendiri.
jml halaman: 142
ukuran: 13×19 cm
Kunjungi toko kami untuk melihat apa yang tersedia