Buku ini dihadirkan untuk pembaca Indonesia agar dapat melihat dinamika Timur Tengah tidak semata sebagai peristiwa asing, melainkan sebagai cermin: bagaimana kekuasaan yang lama menindas akhirnya digugat, dan bagaimana rakyat berusaha menemukan kembali ruang kebebasan yang pernah dirampas. Melalui kajian ini, pembaca diajak memahami bahwa demokrasi tidak pernah lahir dalam sekejap—ia menuntut waktu, darah, dan kesadaran kolektif.
150 halaman
14×20,5 cm
Kunjungi toko kami untuk melihat apa yang tersedia