Buku ini menelusuri lintasan panjang gerakan perempuan di Indonesia: dari zaman penjajahan Belanda, masa revolusi kemerdekaan, hingga era modern. Di masa awal abad ke-20, lahir organisasi perempuan seperti Poetri Mardika, Aisyiyah, dan Putri Indonesia yang menggabungkan semangat nasionalisme dengan perjuangan hak perempuan. Mereka memperjuangkan penghapusan kawin paksa, pendidikan bagi anak perempuan, dan kesetaraan di ruang publik. Namun perjuangan itu tidak selalu berjalan mulus—benturan antara nilai tradisional, agama, dan modernitas sering kali menjadi medan dialektika yang kompleks.
Ukuran: 13×19 cm
Jumlah halaman: 152 halaman
Kunjungi toko kami untuk melihat apa yang tersedia