Ada banyak hal dalam hidup yang tidak pernah kita pilih—lahir di keluarga tertentu, tumbuh dalam tekanan sosial, menjalani ekspektasi orang lain. Kita sering kali terjebak di antara ingin menjadi diri sendiri dan takut mengecewakan harapan yang sudah ditanam sejak kecil. Buku ini mengajak kita menatap jujur ke realitas sosial dan ekonomi yang membentuk jalan hidup banyak orang—dari impian yang dikompromikan, pekerjaan yang dijalani hanya demi bertahan, sampai keberanian untuk berkata: “cukup.”
Namun di balik semua itu, ada kebijaksanaan yang lahir dari penerimaan. Bahwa hidup tidak harus sempurna untuk dijalani dengan utuh. Dalam setiap keputusan yang terasa seperti keterpaksaan, masih ada ruang kecil untuk memilih: cara kita meresapi, menyembuhkan, dan melanjutkan hidup dengan sadar. Buku ini adalah cermin untuk mereka yang pernah merasa tersesat di jalan yang bukan pilihannya, tapi tetap berusaha berjalan dengan kepala tegak.
138 halaman
13×19 cm
Kunjungi toko kami untuk melihat apa yang tersedia