Banyak narasi sejarah Indonesia berkutat di pusat-pusat kerajaan besar dan situs terkenal. Candi Borobudur dan Prambanan, Sriwijaya dan Majapahit, telah menjadi ikon utama dalam pemahaman kita tentang masa Hindu-Buddha di Nusantara. Namun, sejarah bukan hanya milik yang be-sar dan megah. Sejarah juga hidup dalam batu yang tersembunyi, dalam simbol yang terpahat di sudut-sudut dusun, dalam cerita rakyat yang terus dibisikkan dari gen-erasi ke generasi di pedalaman.
Buku ini hadir sebagai upaya menyalakan cahaya pada sisi lain peradaban. Dengan mengamati jejak-jejak kecil—yang sering kali tak masuk dalam tur sejarah arus utama—kita diajak menyadari bahwa pengaruh Hindu-Buddha tidak berhenti di pusat kekuasaan, melainkan menjalar dan melebur ke dalam kehidupan masyarakat pelosok. Ia bisa ditemukan dalam pola bangunan desa, dalam upacara panen, dalam siklus hidup dan kematian, bahkan dalam nama tempat yang terdengar akrab tapi menyimpan lapisan makna kuno.
ukuran: 14×20,5 cm
jumlah halaman: 154 halaman
Kunjungi toko kami untuk melihat apa yang tersedia