Kapitalisme tidak pernah benar-benar mati. Ia hanya berganti wujud, menyesuaikan diri dengan za-man. Jika dulu yang dirampas adalah tenaga dan waktu di tempat kerja, kini yang dijarah adalah atensi, data pribadi, perasaan, dan bahkan identitas kita. Da-lam era digital, eksploitasi berjalan bukan dengan paksaan, tapi lewat ilusi kebebasan—kita merasa memilih, padahal tengah dikendalikan.
Buku ini hadir untuk membongkar mekanisme itu. Khusni Abdillah menulis dengan cermat dan tajam, mengajak kita menyusuri bagaimana sistem ekonomi digital bekerja menghisap nilai dari tiap klik, scroll, dan unggahan. Ia membongkar logika tersembunyi di balik platform media sosial, aplikasi produktivitas, hingga budaya kerja yang glamor di permukaan na-mun menindas secara diam-diam.
ukuran: 13×19 cm
jumlah halaman: 142 halaman
Kunjungi toko kami untuk melihat apa yang tersedia