Ada sebuah toko buku yang tidak pernah benar-benar buka—toko yang hanya muncul ketika seseorang terlalu lelah hidup di dunia nyata. Tidak ada papan nama, tidak ada jam operasional, dan tidak ada pengunjung selain mereka yang membawa cerita yang tidak pernah selesai. Di dalamnya, etalase bisa menurunkan hujan, mesin tik bisa membaca isi dada, dan rak-rak tua menyimpan kisah yang tak berani diucapkan. Di tempat inilah seseorang menemukan dirinya sendiri—atau kehilangan bagian yang sudah terlalu lama dibawa kemana-mana.
Namun tidak ada toko yang ditinggali selamanya. Pada suatu malam setelah pukul lima, pintu itu harus ditutup dari dalam. Perjalanan keluar dari toko itu bukan tentang meninggalkan keajaiban, tetapi tentang kembali ke dunia yang terus berjalan tanpa bertanya. Tentang keberanian kecil yang tumbuh pelan-pelan, nyaris tanpa suara, di antara halaman-halaman yang pernah menenangkan.
Kisah dari Toko Buku yang Tak Pernah Buka adalah perjalanan sunyi seseorang untuk memahami luka, merawat ingatan, dan akhirnya pulang. Sebuah cerita tentang tempat aman yang hanya muncul sekali, tepat saat kita membutuhkannya—lalu menghilang ketika kita sudah siap menghadapi hidup lagi.
jml halaman: 196
ukuran: 14×20,5 cm
Kunjungi toko kami untuk melihat apa yang tersedia