Buku ini bukan kumpulan jawaban—buku ini adalah pembuka pintu yang pelan-pelan mengajak kita kembali pada sesuatu yang sering hilang dari hidup dewasa: rasa ingin tahu. Di dalam dunia yang menuntut kepastian, kita lupa bahwa manusia tumbuh bukan karena tahu segalanya, tetapi karena berani bertanya. Kita tumbuh dari keraguan, dari keheranan kecil, dari bisikan-bisikan batin yang sering kita abaikan. Mengapa Kita Harus Bertanya? adalah perjalanan pulang menuju diri yang pernah kita tinggalkan—diri yang berani jujur pada ketidaktahuan.
Lewat narasi lembut dan kontemplatif khas Lumintu Jaya Nagara, buku ini mengajak kita memeluk pertanyaan alih-alih menjauhinya. Pertanyaan tentang hidup, tentang cinta, tentang arah, tentang kehilangan, tentang kebahagiaan, dan terutama—pertanyaan tentang diri kita sendiri. Ia mengingatkan bahwa di balik setiap tanya yang tidak terjawab, selalu ada ruang untuk tumbuh. Bahwa tidak semua pertanyaan harus diselesaikan; beberapa cukup kita bawa, sebagai teman sunyi yang menemani perjalanan panjang.
Pada akhirnya, buku ini adalah pengingat bahwa selama kita masih bertanya, kita masih hidup. Dan selama hidup masih memberi kita satu pertanyaan yang menuntun langkah, dunia tidak akan pernah kehabisan alasan untuk membuat kita menemukan diri kembali. Buku ini tidak memberi titik; ia memberi koma—tempat untuk berhenti sejenak, mengambil napas, lalu melanjutkan perjalanan dengan hati yang lebih tenang.
jml halaman: 132
ukuran: 13×19 cm
Kunjungi toko kami untuk melihat apa yang tersedia