Menulis Puisi dari Hal-Hal Sehari-hari bukan buku tentang teknik, bukan panduan rumit untuk menjadi penyair, bukan kumpulan teori panjang yang menjelaskan bagaimana menulis dengan benar. Buku ini adalah undangan untuk melihat hidup lebih pelan—dan menemukan keindahan yang sering kita lewatkan.
Di sini, puisi lahir dari denting sendok pada gelas kopi, dari kursi yang tidak lagi diduduki, dari aroma hujan pertama, dari tatapan yang terlalu singkat, dari sentuhan yang berhenti di tengah, dan dari pesan yang tidak pernah dibalas. Dari hal-hal kecil yang justru diam-diam menyimpan seluruh kehidupan kita.
Untuk siapa pun yang pernah menunggu, pernah jatuh, pernah kehilangan arah, pernah mencintai tanpa balik, atau pernah merasa tidak cukup—buku ini ingin menjadi pelukan yang menenangkan, tangan yang menggenggam pelan, dan ruang aman untuk bernapas.
Karena pada akhirnya, kita semua hanya ingin satu hal sederhana:
melihat, dan dilihat.
mencintai, dan dicintai.
hidup, dan tetap utuh.
162/14×20,5
Kunjungi toko kami untuk melihat apa yang tersedia