Tawa yang Menyembunyikan Lelah adalah perjalanan menyentuh tentang orang-orang yang paling pandai tertawa, tetapi paling sepi di dalam hati. Mereka yang selalu menjadi sumber keceriaan untuk semua orang, namun diam-diam menanggung luka yang tidak pernah diungkapkan. Buku ini mengajak pembaca menyelami sisi gelap di balik tawa—bahwa tidak semua senyum menandakan bahagia, dan tidak semua yang terlihat kuat benar-benar baik-baik saja.
Ditulis dengan bahasa yang lembut dan penuh empati, buku ini membuka ruang aman untuk jujur pada diri sendiri, berhenti berpura-pura kuat, dan belajar memeluk kerapuhan sebagai bagian dari proses penyembuhan. Dengan kisah reflektif, narasi menyentuh, dan pandangan psikologis modern, buku ini menjadi teman perjalanan bagi siapa pun yang sedang belajar pulih pelan-pelan.
Jika kamu pernah tertawa agar tidak menangis, jika kamu pernah merasa sendirian di tengah keramaian, jika kamu pernah menyembunyikan lelah di balik humor—maka buku ini untukmu.
Pelan-pelan, kamu tidak harus kuat setiap waktu. Kamu layak dipeluk, kamu layak dimengerti, dan kamu tidak sendirian.
134/13×19
Kunjungi toko kami untuk melihat apa yang tersedia